You are currently viewing Bisnis Asuransi Janjikan Kekayaan Asal Tekun Dan Konsisten
Bisnis Asuransi

Bisnis Asuransi Janjikan Kekayaan Asal Tekun Dan Konsisten

PRUSYARIAH – Seseorang yang menekuni bisnis asuransi bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Tentu saja dengan catatan bahwa bisnis ini dilakukan dengan serius dan konsisten. Pendiri Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia, Wong Sandy Surya, membenarkan pernyataan tersebut bahwa bisnis asuransi memang memberikan banyak keuntungan.

Bukan berarti seseorang akan langsung mendapatkan banyak uang saat terjun dalam bisnis asuransi. Perlu waktu untuk mengumpulkan nasabah kemudian mulai mendapatkan penghasilan yang besar. Karena dalam bisnis asuransi, pendapatannya berdasarkan komisi, bukan gaji.

Ketahui Besar Pendapatan Agen Asuransi

Karena pendapatan dalam bisnis ini berdasarkan komisi, maka seorang agen baru akan memiliki pendapatan setelah memiliki nasabah. Sementara besaran komisinya juga tergantung dari perusahaan yang menjadi mitra mereka.

Annual Premium Income (API) menjadi dasar perhitungan dalam pembayaran asuransi. API sendiri merupakan definisi dari pendapatan premi per tahun.

Disamping API, juga masih ada komisi kisaran 5 sampai 30 persen per nasabah. Komisi yang didapat agen asuransi akan semakin tinggi seiring dengan peningkatan jumlah nasabah. Hal inilah yang membuat agen asuransi memiliki pendapatan yang berbeda-beda.

Kembali lagi pada prinsipnya bahwa penghasilan yang besar dari bisnis asuransi membutuhkan waktu. Dengan melakukannya secara konsisten, bukan tidak mungkin anda akan mendapatkan penghasilan yang besar.

Setiap agen asuransi yang mengakuisi nasabah akan mendapatkan komisi. Besarannya berbeda-beda mulai dari 30% sampai 50%. Bahkan pendapatannya bisa mencapai 1 miliar dalam sebulan. Tentunya menjadi angka yang menggiurkan dan bisa anda dapatkan dengan menjalankan bisnis ini secara benar.

Komisi yang diterima oleh agen asuransi akan dibayarkan selama 3 tahun untuk produk unit link. Beberapa perusahaan bahkan menetapkan komisi yang sangat besar untuk agennya. Maka untuk menjadi agen asuransi, anda bisa memilih perusahaan yang memberikan keuntungan maksimal.

Khusus untuk asuransi tradisional, komisinya lebih kecil yaitu 20 sampai 30 persen. Hal ini karena asuransi tradisional bentuknya adalah proteksi. Namun dengan besaran komisi ini, anda akan tetap menerima keuntungan yang maksimal jika konsisten.

Memahami Cara Kerja Asuransi

Tidak kalah penting anda juga harus memahami terkait bagaimana asuransi bekarja. Dalam hal ini asuransi adalah perusahaan berperan sebagai penanggungjawab risiko pemilik polis. Asuransi ini bentuknya sangat beragam seperti asuransi jiwa, kesehatan, dan pendidikan.

Berjalannya bisnia asuransi adalah karena peran nasabah. Karenanya suatu perusahaan asuransi harus memiliki citra yang baik agar nasabah bisa mempercayakan dana mereka.

Saat citra perusahaan baik, maka nasabah juga tidak ragu untuk mempercayakan dana mereka. Terlebih saat ini asuransi bahkan sudah mulai digunakan dalam mempersiapkan warisan dalam bentuk paper asset. Maka lebih luas juga kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis asuransi.

Dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, nasabah harus membayarkan sejumlah uang yang disebut premi. Besaran uang yang harus disetorkan nasabah sudah disepakati di awal perjanjian kontrak. Selanjutnya premi ini harus dibayarkan agar nasabah bisa melakukan klaim asuransi.

Saat nasabah mengalami hal yang merugikan, maka asuransi bisa diklaim sebagai tanggungan atas kerugian tersebut. Klaim ini bisa dilakukan dengan catatan bahwa jenis kerugian telah disepakati di awal. Saat syarat klaim telah terpenuhi, maka nasabah bisa mengklaim asuransinya.

Demikian bagaimana anda bisa kaya raya dari bisnis asuransi karena pendapatannya yang menguntungkan. Jika anda menekuni bisnis ini dengan baik, maka semakin banyak komisi yang bisa anda kumpulkan dari nasabah. Terlebih pekerjaan ini juga terbilang fleksibel sehingga anda bisa mendapatkan penghasilan dengan mudah.

Tinggalkan Balasan